BULAN MAULID, SEORANG MUSLIM HARUS BERBAHAGIA

Bulan maulid adalah bulan dimana dilahirkannya seorang Rasul yang mulia, yakni Rasulullah Muhammad SAW.. Sebagai seorang muslim, tentu hal tersebut sudah tidak asing ditelinga kita, yang mana setiap tahun, kelahirannya dirayakan oleh umat Islam diberbagai penjuru dunia.

Sudah seharusnya begitu, seorang muslim harus berbahagia dengan kelahiran Nabi, bahkan burung-burung pun berbahagia akan hal itu, sebagaimana diungkapkan dalam syair

راحت الآطيار تشدو في ليالي المولد

“Burung-burung berkicauan teramat bahagia di malam kelahiran Baginda Nabi SAW”

Seekor burung, kok bisa mengekspresikan kegembiraan secara tulus ? Maka dari itu, jangan sampai kalah sama burung. Apalagi sebagai seorang yang mengaku umat kanjeng Nabi, bulan maulid harus diisi dengan rasa syukur.

Imam Suyuti dalam kitabnya Husnul Maqshid fi Amalil Mawlid mengatakan

والشكر لله تعالى يحصل بأنواع العبادات كالسجود والصيام والصدقة والتلاوة وأي نعمة أعظم من النعمة ببروز هذا النبي صلى الله عليه وسلم الذي هو نبي الرحمة في ذلك اليوم

“Syukur kepada Allah SWT terwujud dengan berbagai jenis ibadah, seperti sujud (shalat sunnah), puasa, sedekah, dan membaca Al-Qur’an. Adakah nikmat yang lebih besar pada hari ini dari kelahiran Nabi Muhammad saw, nabi kasih sayang.”

Manfaat dari bahagia ketika kelahiran nabi tak hanya dirasakan oleh umat Muslim saja, bahkan non muslim pun juga turut merasakannya, sebagaimana hadits dalam Shohih Bukhari

قَالَ عُرْوَةُ وثُوَيْبَةُ مَوْلَاةٌ لِأَبِي لَهَبٍ كَانَ أَبُو لَهَبٍ أَعْتَقَهَا فَأَرْضَعَتْ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمَّا مَاتَ أَبُو لَهَبٍ أُرِيَهُ بَعْضُ أَهْلِهِ بِشَرِّ حِيبَةٍ قَالَ لَهُ مَاذَا لَقِيتَ قَالَ أَبُو لَهَبٍ لَمْ أَلْقَ بَعْدَكُمْ غَيْرَ أَنِّي سُقِيتُ فِي هَذِهِ بِعَتَاقَتِي ثُوَيْبَةَ

“Urwah berkata, Tsuwaibah adalah budak Abu Lahab. Ia dimerdekakan oleh Abu Lahab, untuk kemudian menyusui Nabi. Ketika Abu Lahab meninggal, sebagian keluarganya bermimpi bahwa Abu Lahab mendapatkan siksa yang buruk. Di dalam mimpi itu, Abu Lahab ditanya. Apa yang engkau temui? Abu Lahab menjawab, aku tidak bertemu siapa-siapa, hanya aku mendapatkan keringanan di hari Senin karena aku telah memerdekakan Tsuwaibah.”

Abu Lahab, seorang non muslim yang selalu menentang ajaran Nabi, mendapatkan keringanan siksa ketika hari senin karena pernah bahagia ketika kelahiran Nabi, lantas apalagi umat Nabi Muhammad SAW ?

Maka di bulan maulid ini, kalau bisa di bulan-bulan yang lain, atau bahkan setiap waktu, selalu lah bersyukur, selalu bersholawat, sebagai wujud kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW. Meneladaninya, mengerjakan sunnahnya, menjauhi yang dilarang.

فمن أحب النبي عليه الصلاة والسلام أكثر من الصلاة عليه وثمرته الوصول الى شفاعته وصحبته فى الجنة

Barang siapa mencintai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam maka ia akan memperbanyak baca shalawat kepadanya. Adapun buahnya adalah memperoleh syafaat beliau dan menyertainya di surga.

Allahu ‘Alam…

(Penulis : Kang Mued)

HISSAM CREW
Media Center PP. Hidayatus Salaam

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2017 | kangsiroj