KEUTAMAAN SHOLAWAT

Oleh : KH. Moh. Arifuddin Spd. M. Pd.

(15 Oktober 2020, Ngaji Rutin Malam Jumat Kliwon)

Suatu hari sufyan as sauri melakukan towaf. Ketika towaf beliau bertemu pemuda ganteng. Biasanya towaf itu baca tasbih, tahlil. Tapi pemuda tersebut malah baca Sholawat. Lalu sofyan heran, dan kemudian nyamperin pemuda tersebut.

“ada apa?” tanya pemuda.

“aku mau tanya, kenapa ketika towaf anda malah membaca Sholawat secara terus menerus?” kata sufyan.

Lalu kemudian pemuda tersebut bercerita “sebenarnya, saya berangkat haji ini bersama ayah saya. Ketika di tengah perjalanan, ayah saya meninggal, dan wajahnya berubah menjadi hitam (salah satu tanda Su’ul khotimah).”

ketika ayahnya meninggal, pemuda tersebut sangat cemas, sampai tertidur. Kemudian, di dalam tidurnya, pemuda tersebut bermimpi, ada seseorang yang guanteng, baunya harum, mendatangi jenazah ayahnya. Jenazah ayahnya tersebut di doakan dan kemudian di usap mukanya oleh seseorang tersebut, yang kemudian wajah ayahnya berubah menjadi putih.

Ketika orang tersebut mau pergi, pemuda tersebut menahanya sambil menarik bajunya. Kemudian pemuda tersebut bertanya “Anda ini siapa? Saya sangat berterima kasih kepada anda, karena anda telah menolong ayah saya sampai wajah ayah saya berubah menjadi putih kembali”.

Kemudian orang tersebut menjawab “ana Muhammad ibn abdillah, ayahmu ini tak syafaati, tak tolong, karena apa? Karena setiap hari ayahmu selalu membaca Sholawat kepadaku.

Lalu, pemuda tersebut sontak terbangun dari tidurnya, kemudian melihat wajah ayahnya, dan sungguh wajah ayahnya sudah berubah menjadi putih.

❣️ اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ ❣️

HISSAM CREW
Media Center PP. Hidayatus Salaam

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2017 | kangsiroj