Sejarah Berdiri

Pondok pesantren hidayatus salaam didirikan pada tahun 1994 di desa Sugiharjo Rt.03, Rw.01 kecamatan Tuban Oleh Kyai Muhammad jami’in Syarif. Sebelum berdiri ponpes pada awalnya hanya terdapat mushola yang digunakan sentral masyarakat Sugiaharjo dan sekitarnya. Untuk belajar kitab suci Al-Qur’an, Al-Barjanji, Sulam Safinah, Sulam Taufik, dan Tafsir Al Ibris, semua memakai kitab makna gandul bahasa jawa dengan sistem sorogan dan bandungan.

Pada saat itu dimulai oleh KH Abdul Ghoni Alm. (tongkat estafet kelangsungannya diteruskan oleh putranya KH Sholih bin H. Abdul Ghoni). Di Teruskan lagi oleh KH. Syarif Bin Ky. Basri (Putra Menantu KH. Solih).
Pada sekitar tahun 1993 – 1994 sepulangnya Muhammad Jami’in Syarif pulang dari pesantren membawa sebuah pembaharuan dari cara yang sederhana atau klasik dirubah menjadi lebih modern tentang proses belajar dan mengajarnya.

Pada tahun 1993 adalah awal sebuah perubahan disaat itu, seorang pemuda berjiwa besar yang baru pulang dari pesantren mencoba melangkah dengan berani dan tegas untuk mewujudkan cita-citanya yang luhur mengajak masyarakat berjuang mengadakan perubahan yang lebih anfa’ (manfaat) dan maslaqah (meluas apik) yang tentunya perubahan itu tetap tidak keluar dari hukum-hukum Allah. Yakni hokum syar’i, hukum a’di, hokum akli dan sunah-sunah Rosul.

Pada tahun 1993 itulah berdiri taman pendidikan Al-Qur’an dengan nama TPQ Al Ghoniyyah yang pada saat itu diadakan musyawaroh yang dihadiri kepala desa BPK. Ahmad dan semua tokoh masyarakat khususnya tokoh agama yang ada di desa Sugiharjo saat itu. Musyawaroh dipimpin langsung oleh Muhammad Jami’in Syarif pada waktu baru umur sekitar 25 tahun.

Setelah berjalan 1 tahun TPQ al ghoniyah, ahmad jami’in syarif pergi mondok lagi ke Kediri yang tadinya ikut mengajar dikelas dengan bu lek nya yang bernama nikmaktur rohmah Alm. Akhirnya buliknya senidirian akhirnya bu lek nya sendirian tidak ada yang mau membantu mengajar.

Tahun 1996 mendirikan lembaga pendidikan “Hidayatus salaam” dan sekaligus mendirikan madrasah diniyah “hidayatus salaam” beserta ponpesnya.

Pada tahun 1998 tepatnya bulan November Ust. M. Jami’in syarif melangsungkan pernikahan mendapat putri ayu dari Kediri yang bernama Suida Rahayu binti Zaini Hasyim (kepala sekolah MI Al Muazanah) Gondang Ploso, Klaten Kediri.

Pada tahun 2002 M. Jami’in Syarif pulang ke Tuban dan akhirnya mukim di tanah kelahiran. sejak tahun 2002 itulah baru ada anak yang mukim atau bedomisili di pondok yang datang dari berbagai daerah di tanah air ini.

Demikian sekilas informasi sejarah awal berdirinya ponpes Hidayatus salaam sugiharjo Tuban.

Materi pelajaran menurut tingkatan kelas pada waktu itu :

1. TKQ
Kelas A (yang ditekankan)
• Iqro’ jilid 1-3
• Hafalan surat2 pendek
Kelas B (yang ditekankan)
• Iqro’
• Surat-surat pendek
• Bacaan sholat
• Hafalan doa harian
2. TPQ
Kelas A
• Iqro’ jilid 4-6
• Praktek sholat, wudhu dan doa-doa
• Taj’wid awal
Kelas B
• Al-Qur’an
• Hafalan surat-surat pilihan
• Bahasa arab
• Risalah Mahidh

Copyright © 2017 | kangsiroj